Tampilkan postingan dengan label Sesuatu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sesuatu. Tampilkan semua postingan

Selasa, 13 November 2012

Minggu, 28 Oktober 2012

Greeny Eyes (\$_$)\


Dan ketika semua sudah diatur oleh uang, apa yang bisa kita lakukan?

Pernah nggak sih, kepikiran kalo semua di bumi ini yang ada Cuma uang-uang-uang-uang, pokoknya semua itu si hijau itu? Mungkin semua hal bakalan diizinkan, nothing’s impossible gitu ya?
Kepikiran tentang ini sih gara-gara sakit hati, jadi ceritanya stelma tahun ini nggak maju Det-Con 2k12 buat madingnya. Katanya sih, takut keulang kaya dulu, tapi kalo ngomong di mbuletisasi aja. Yah, maklum yang ngurus guru seni sama guru bahasa, jadi ada tekhnik tidak-melukai-hati-murid. Tapi tetap aja, sebagai murid yang udah pernah ngicipin 4 guru itu, masa nggak sakit hati?

Trus hubungannya sama detcon apa ? GAK ADA DANA, aku yakin. Ada pun mereka gakmau keluarin. Mereka dengan pedenya bilang : “Buat kelas 7-8, tenang masih ada tahun depan. Yang kelas 9, dicoba di SMA aja ya.” SMA di Surabaya aja mungkin aku di sinlui, yang boneng aku mewakili sinlui -_- Okay, i wish detcon will be held at Jakarta.

Dan harapan aku pupus seketika ketika wajah guru-guru menunjukkan rasa puasnya menolak harapan para ‘murid-yang-bakal-keusir- alias murid kelas 9. Yakin, tahun ini guru-guru mengedepankan Pop Group yang gak bakal keluarin duit banyak ( kelihatannya ) padahal yang dikeluarin juga ajegile banyak beudh. Mikir, akomodasi 20 orang, konsumsi 20 orang, kostum, dsb. Yah merekanya aja gamau repot tanggung nama jelek lagi. Tauk ah, nggak mau mikir Detcon. Mungkin Tuhan punya rencana buat ga bikin aku keinget someone ngihaa itu kali ya? Thanks God J

Si hijau satu ini ( Okay, di indonesia uang nggak ijo, its like Rainbow Cake, brotha) memang menjadi dewa yang sungguh diagungkan. Well, me too. Nggak terlalu mengagungkan, cuma mikir deh. Apa yang terjadi kalo kita ga pegang uang?

Testimoni nih, selama aku sekolah dengan bawa uang ngepres ( 8k-10k) , berat badan dijamin 60an. Begitu bawa dompet ke sekolah, berat badan langsung 65. Ini nggak tahu kenapa, berasa sedih banget. Gabawa uang, takut kelaparan. Bawa uang, eh gendut. Yah, dilema deh. Rilii rilii lop yuu, never never lip yuuu~ *eh
Uang juga kebetulan lagi dipelajarin buat kelas 9 SMP. Faktor – faktor pun dipelajari, salah satunya spekulasi. Ya Judi itu kali ya, spekulasi. Ada juga makna kalau kita bawa uang itu buat bayar utang. Heloohhh~ *gak habis pikir*

Pemikiran baru pun muncul, “Kalo pake kartu ATM kan lebih bisa diatur Gabb?”
ATM MAK LU HAHH?! Gesek dimana juga coba .. -_______-  *gesek dihati aku aja Gabb*
Yaudah, lupakan itu ATM dan sebagainya. Ada cerita kecil mengenai uang, baca yukk maree~
( aslinya ini lebih pendek .. Cuma ya gitu, maaf mbuletisasi -_-v )


Suatu hari, uang 1000 dan 100.000 bertemu di dompet seorang pengusaha kaya.
100.000           : Hay kawan, sudah lama kita tak bertemu.
1.000               : Hei! Iya, sudah berhari hari kita tak bertemu.
100.000           : Mengapa kau terlihat lecek? Aku masih rapi dan bersih, nih.
1.000               : Yah, karena pengalaman panjang yang kualami.
100.000           : Oh ya? Aku juga punya pengalaman seru! Setiap hari aku beralih dari tangan pengusaha satu ke pengusaha lain, mereka sangat sayang kepadaku. Mereka merawatku sehingga aku tetap terlihat rapi.
1.000               : Pernah merasakan masuk kotak amal?
100.000           : Belum, memang kenapa?
1.000               : Yah, inilah si seribuan. Memang kelihatannya kecil, tapi aku telah menjelajah samudera, dari Sabang sampai Merauke, dari orang kaya sampai orang miskin. Dan dipastikan jarang ada uang 100.000 yang masuk ke kotak amal. Iya kan?
100.000           : *merenung*
( Sumber : Kaskus )
Uhm , intinya sih, jangan jadi orang sombong. Gitu aja.
Kembali ke UANG.
The most important thing penggalau para kopel musiman ini memang rajin menggalaukan para-mereka yang sedang dimabuk asmara. Dikit-dikit miskal, dikit-dikit sms ( udah tau ga ada sms bonusan loh :p ) dikit-dikit BB on, kalo perlu full service. Dan tiba-tiba pulsa abis. Ngisi lagi deh, 25k ya bangg~ Yah, inilah uang.
Dan para fakir cinta nggak bakal sekalipun takut kehabisan uang. Ada pulsa pun mereka mikir, ‘buat sms siapa yah?’ Nahlo.

Bakal banyak pengalaman lain yang bakal kita alami bareng ketika ada uang maupun tanpanya. Sharing dong, pasti banyak cerita lain yang lebih ‘wow’ kan? Bahkan sampe Gabb melongo bilang WOW gitu.
Jangan lupa ceritaaa yah kawan, ditunggu ! Moneymoneymoney, hakhakhak. *eh

Minggu, 05 Agustus 2012

I'm Friendless

Judul yang sungguh-amat-tega ..
Tapi memang kenyataannya begitu, sih. I'm really Friendless
Semoga nggak ada yang baca blog ini sementara, semoga post ini bisa langsung kesundul post lain ..

Okey, next. Serius aku ga kuat di kelas IX-E . Pengen pindah, walau kenyataannya aku sayang sama mereka semua.
Nggak, kalo gini namanya memang ego. Lu minta diperhatiin tapi lu sendiri ga mau perhatiin siapa-siapa, intinya gitu kan?
Oke, aku udah berusaha sekuat mungkin, berbuat hal normal dikelas , kecuali 'tidur.'

Ironisnya, setiap kali berbuat baik, yang perduli cuma satu, ya aku ini. Huahaha.
Nggak ada yang peduli kali yak? :|
Dan semua orang minta diperhatikan oleh saya, #geer. Parahnya, ini kenyataan.
Hal-hal inilah yang jelas bikin saya super-over-badmood.

Sempet nulis tentang hal ini di kelas, mendadak besoknya semua peduli sama saya. Betap 'ngetarai' nya yah, aku lo nggak goblok, kawan!
Aku jadi perlu menarik diri, entah siapa yang salah, yang jelas, saya friendless.

Okay? Curhat ditutup ;)
semoga nggak ada orang yang bernasib sama dengan sayaaaa :'''

Sabtu, 12 Mei 2012

Today in Mystory =)) - The Avenger's story .

Nggak ada lagi ceritanya history! Ini kan ceritaku :| wkwk
Nah, jadi hari ini ada semacam -kejadian-, yang otomatis ga sengaja setrumin "kesadaran" pada diriku #plak
Hari ini kita -Jean, HP, Albert, Patrick dan aku- menikmatin hari sabtu yang terakhir buat berenjoy  (minggu depan UAS ) Rasanya capek, but overall it's great.

Bioskop kali ini , The Avengers. Berisi ttg kisah para superhero yang bergabung , diantatanya Iron Man, Hulk, Captain America, dan Thor -sisanya lupa- yang berperang melawan Loki ( separo dewa, katanya yang punya dimensi apa gitu )


Nonton kali ini nggak ditemenin pasangan. Jomblo itu bahagia, tapi waktu masuk gedung bioskop..
Jomblo di bioskop itu kelihatan parah banget. Seperti kamu itu orang terjelek yang pernah hidup dan ga ada yang mau sama kamu. Coba liat kiri, ada orang pegang tangan. Liat kanan, ada orang lagi senden-sendenan. Kiamatt , kiamatt .
Ini yang terjadi pada diriku. Sama sekali ga bisa enjoy waktu nonton film action yang suaranya ziiingg-ziingg-praak!!-arrgghhh itu. Bawaannya cuma mikir : Kenapa aku ga bawa pacar ?
Jawabannya : Loe lagi ga punya pacar, bego! Kan lo sendiri bilang "jomblo itu baik." Kenapa cari pacar?
Ini kisahnya sudah berbeda, kawan. Sudah beda episod!
Dan akhirnya, dengan segenap jiwa raga, tiba tiba aku mengenangnya .. *hukhuk*
Yap, saat nonton film macam ini ( Real-Steel 'detected' ), walaupun filmnya action juga, tapi aku masih bisa peluk dia. Okeee. Kenapa film action harus mesra-mesraan sih? Panas ini mataa
Dan akhirnya aku merindukannya terlalu dalam.
Herannya, kenapa dia bisa secepat itu melupakanku? Enggak berharap disukain lagi sih, tapi aku heran aja. Apa dia hanya berpura-pura suka sama aku atau .. *tutupmata*


Foto diatas berisikan lirik lagu dari Coldplay yang berjudul The Scientist.
Dan yang paling mengena, jelas kalimat terakhir.
Take me back to the start
Adakah kita bisa kembali ke awal lagi ? Enggak ya ? Hahaha ~ Inilah mengapa banyak orang berharap masa lalu bisa diulang. Padahal masa lalu hanyalah sebuah pelajaran semata.

Dan aku adalah salah satu dari sekian banyak orang yang berharap bisa kembali ke masa lalu. Bahkan melihatnya saja pun aku berterimakasih sebanyak hidupku. Tapi Tuhan takkan membiarkan aku kembali.

Ooh iya, satu lagi.
Kapan aku kurus ?

Kamis, 01 Maret 2012

Last Moment

Tak terasa kini sudah hadir penghujung bulan yang digadang-gadang sebagai bulan kasih sayang ini.  Namun apakah hadirnya masih berarti baginya? Apakah bulan ini masih ada maknanya, dimatamu?

Bukan maksudku ingin meragukan segalanya tentangmu. Aku hanya takut kau berbohong kepadaku. Atau mungkin kau kasihan kepadaku sehingga kau menjadi bertindak seperti ini. Bodoh, jelas aku bodoh. Aku terlalu percaya kepadamu sehingga aku menaati kata yang pertama kali muncul di bibir orang lain, bukan hatiku.

Nyaris sebulan aku bergulat dengan pikiran kacauku tentangmu. Aku menghantam segala sesuatu yang buruk dan terus tersenyum walau itu sakit. Kemana kau selama ini? Apa kau tak merindukan aku? Atau mungkin, kepergianmu selama ini untuk melupakan aku ?

Kembali kumainkan potongan kisah kebahagiaan kita, sebelum kita menjadi satu. Apa sebelumnya kita terpisah? Apa yang terpisah? Mengapa kau tak membuat semua menjadi indah ketika kita masih terpisah?

Kau membuatku merindukan saat-saat dimana kita tak pernah bersatu. Aku sendiri, kau sendiri. Dan kita sedang merajut kisah kita sendiri-sendiri, dengan orang lain. Kau dengannya, dan aku berusaha meraihmu. Sedikitpun tak kau sadari itu, iya kan?

Aku terdiam, terpaku pada bungkus DVD itu. Terpampang jelas judul film yang pernah kita tonton bersama, berdua. Kau tertawa, senang sekali kudengar tawamu. Ada sedikit kenangan manis yang terselip, aku pernah tertawa bersamamu. Tapi kenangan buruk itu selalu menghantui. Kini aku menangis, dan lebih parahnya sambil merindukanmu. Karena kini tak ada lagi tawa yang bisa membuatku lebih baik.

Tak ada yang lebih baik dari kehadiranmu dan senyummu. Hidup terasa lebih mudah dijalani dengan adanya tawamu. Baru kusadari itu setelah kau pergi ..

Sekarang , bolehkah aku bertanya ?
Apa memang benar kau sudah berhenti mencintaiku ?


Hari hariku terasa lebih berat sejak ia pergi. Entah kemana, sejujurnya aku sadar aku terlambat mengatakan perasaanku padanya. Sejak hari dimana aku “nyaris” mengatakan perasaan itu, kau sudah lebih dulu mengatakan, namun entah kemana perginya dirimu setelah itu.

Aku terus menanti adanya telepon masuk darimu, kuharap begitu. Setidaknya, kabarilah aku. Kau anggap aku siapa setelah sekian lama kita bersatu? Kau lupa, atau melupakannya?

Kubiarkan waktu terus berputar.  Tak terasa sudah 2 minggu kau pergi, entah kemana

Memang bukan hak-ku untuk mengetahuinya. Aku bukan apa-apa dalam hidupmu, bisa dibilang hanya setitik embun kecil. Yang akan hilang ketika matahari-mu telah tiba. Tapi bagiku, engkaulah matahariku ..

Adakah aku dalam setiap nafasmu? Adakah aku dalam setiap benakmu?
Aku diam terpekur lagi, kupandangi sudut sudut jendela kamarku. Kuambil mp3 player warna biru itu, warna favorit kita, bukan? Kumainkan daftar putar “memories,” kubiarkan ia bermain secara shuffle. Tak sengaja yang dimainkan pertama, lagu mandarin itu. Lagu yang kau tawarkan kepadaku..

“Siapa yang kau pikirkan saat kau sendiri?”
 Kamu .

Kamis, 09 Februari 2012

Sesuatu

Sorry, ga iklan ya (n) Ini bukan sesuatu seperti “gorong gorong Sudirman” , “jambul khatulistiwa” , ato “Konde Meledak” . Ini sesuatu yang berbeda.

Enggak tau kenapa sekarang aku benci denger kata kata sesuatu. Berasa ngesok gitu.. Sesuatu mesti ada hubungannya dengan Khatulistiwa .. Habis ini berencana bikin Air Terjun Niagara di rambut ah, pinjem wig mbak kunti ._.v

Ini bener bener sesuatu yang sesuatu #nahlo. Aku sendiri bingung jelasinnya gimana, yang pasti , artiiin sendiri menurut kepala anda. Eh, otak anda. Muuph, Pi3ki3r4n 4nD4

Rata rata, ketika hujan rintik rintik datang, dan senja mulai datang .. 90% remaja indonesia bakalan GALAU. Entah sejak kapan, kepersetanan GALAU makin merajalela. Tingkat tren GALAU berbanding lurus dengan kenaikan intensitas curah hujan. Karena ada twit bilang : Mending nangis kenceng pas malem hari, biar suara hujan sama dengan suara tangisan gw. #curcol

Yap, inilah Indonesia dengan segala ke-sesuatu-annya.
Bukan "kesatuannya" . Gatau beberapa hari ini aku sebellllllll---- banget liat yang namanya "JALAN RAYA"
Bukan masalah pengendaranya sih, kejadian aneh aja hari ini.

Waktu lewat depan stasiun , kan banyak tuh bemo bemo unyuuu ( Soalnya warnanya kayak permen, merah ijo kuning gitu ) yang pada baris berbaris #siaappgrak . Jam 3 sore waktu itu ada kereta dateng , gatau sih dari jurusan mana yah . Bemo pada baris berbaris layaknya pelangii #rawrr di tengah jalan, macet pun tak terhindarkan. Udah panas, lupa bawa jaket. Berasa dipanggang ..

Dan inilah yang terjadi
Pelaku : Bemo Merah 1 ( BM1) , Bemo Merah 2 ( BM2 ) , dan penumpang baju putih (PBP) , Ibu ibu sibuk ( IIB )
Cerita : Pas di tengah jalan, si PBP dan IIB lagi cari bemo. Akhirnya mereka menemukan BM1 yang tengah melaju dari arah barat.

IIB : Masuk sini ajaa ah~ ( Dengan santai masuk bemo duduk di belakang )
PBP : *mengendapendapmasukjuga* *Masukinkakikanan*
Pengemudi BM2 : EEhh lapo kon naik nang kene? Kono ae !! ( Eeh ada apa kamu naik disini? Yang itu saja !! ) *sambilnunjukbemonya*
PBP : *senyumsenyum* ( rasanya dia bukan orang SBY )
Pengemudi BM2 : *Setengah nyeret PBP keluar*
Pengemudi BM1 : Kon iku lapo? Wah, wis kono loh ! ( Kamu itu ngapain? Wah, sudah sana loh ! )
Pengemudi BM2 : heh ! Aku iki ngenteni penumpang get isuk kon iku !! ( Heh !! Aku ini nunggu penumpang dari pagi , kau itu !! ) *nyeret PBP lagi *
PBP : *gelenggeleng*
Pengemudi BM1 : Hadoh dan***, wiss lah !! ( Haduh *piip*, sudahlah ! )

Inilah Indonesia . Inikah Indonesia ?

Sesuatu yang lain ..
Orang Indonesia bibirnya hobi akting .
Biasanya mereka berkata A di depan si B, tapi di depan si C dia bilang D.
Noh kan ? Bingung? Apalagi aku ..
Akhirnya kita terpaksa percaya kalau di sini, mayoritas bibirnya bisa akting .

Sesuatu lagi ..
Indonesia ini, bener bener sesuatu banget. warga yang dibanggakan secara skala internasional sekarang mendekam di tahanan. Sahabat, demi uang rela memfitnah sahabat satunya. Mereka tengah berusaha melukai hati masing masing. Demi kepuasan pribadi, mereka mau membunuh yang lain . Ah ..

Kadang hidup terlihat terlalu mudah untuk dinikmati